Memperkenalkan Pemilihan Elektronik

Pertimbangan Esensial
707
This publication is only available in electronic format
Published: 
1 December 2012
Language: 
Bahasa Indonesia
Pages: 
36
ISBN: 
978-91-86565-60-3 (Print)
Author(s): 
Peter Wolf, Rushdi Nackerdien, Domenico Tuccinardi

Pemilihan elektronik sering dilihat sebagai alat untuk membuat proses pemilu lebih efisien dan untuk meningkatkan kepercayaan pada penyelenggaranya.

Dilaksanakan dengan tepat, solusi e-voting dapat meningkatkan keamanan surat suara, mempercepat pengolahan hasil dan membuat pemilihan lebih mudah. Namun, tantangannya patut diperhitungkan. Jika tidak direncanakan dan dirancang dengan cermat, e-voting dapat merusak kepercayaan pada keseluruhan proses pemilu. Lembar kebijakan menguraikan faktor kontekstual yang dapat mempengaruhi keberhasilan solusi e-voting dan menyoroti pentingnya hal-hal berikut sebelum memilih memperkenalkan teknologi pemilihan yang baru.

Contents

Rekomendasi Utama

Ringkasan Eksekutif

Latar Belakang dan Pendahuluan

Pedoman dan Tujuan Umum

Piramida Kepercayaan E-Voting

Rekomendasi

Lampiran A

Lampiran B

Referensi dan Bacaan Lebih Lanjut

Singkatan

Ucapan Terima Kasih

Related Content

Jan
14
2020
The Swedish Diplomatic Training Programme visit to International IDEA Headquarters. Image credit: Lisa Hagman, International IDEA.

The Swedish Diplomatic Training Programme visit to International IDEA Headquarters. Image credit: Lisa Hagman, International IDEA.

News Article
Dec
11
2019
Image credit: Maryland GovPics@Flickr

Image credit: Maryland GovPics@Flickr 

Commentary
Dec
05
2019
Left to right: Miguel Ángel Lara Otaola, International IDEA; María Elena Wapenka, Electoral Tribunal of Paraguay; Alfredo Juncá, Electoral Tribunal of Panama; Daniel Zovatto, International IDEA ; Liliana Elósegui, Verificado; Rafael Rubio, Universidad Complutense de Madrid, Spain; Ramiro Álvarez Ugarte, Universidad de Palermo, Argentina. Image credit: International IDEA.

Left to right: Miguel Ángel Lara Otaola, International IDEA; María Elena Wapenka, Electoral Tribunal of Paraguay; Alfredo Juncá, Electoral Tribunal of Panama; Daniel Zovatto, International IDEA ; Liliana Elósegui, Verificado; Rafael Rubio, Universidad Complutense de Madrid, Spain; Ramiro Álvarez Ugarte, Universidad de Palermo, Argentina. Image credit: International IDEA.

Este artículo está disponible en Español 

News Article
Nov
04
2019
Prime Minister Abiy Ahmed at the African Union. Image credit: Office of the Prime Minister-Ethiopia@Flickr

Prime Minister Abiy Ahmed at the African Union. Prime Minister Abiy Ahmed at the African Union. Image credit: Office of the Prime Minister-Ethiopia@Flickr

News Article