Pemilu dan COVID-19

Makalah Teknis International IDEA 1/2020
496
This publication is only available in electronic format
Published: 
23 April 2020
Language: 
Bahasa Indonesia
Pages: 
6
Co-Publisher(s): 
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem)

Penyebaran COVID-19 (penyakit virus corona baru) yang mendunia telah sangat berdampak pada penyampaian layanan publik maupun peristiwa-peristiwa rutin yang merupakan bagian integral dari masyarakat yang inklusif. Proses pemilu merupakan salah satu peristiwa yang dimaksud.

Peluang bagi masyarakat untuk memastikan para pejabat berada dalam jabatan terpilih atau mengganti mereka, dalam suatu kerangka waktu yang ditentukan secara konstitusional, merupakan pilar nilai-nilai dan standar demokrasi. Proses melakukan hal ini dilakukan secara komunal, dan peristiwa-peristiwa komunal pada hakikatnya mengumpulkan orang-orang – suatu proses yang bertentangan dengan saran untuk membatasi penularan virus, sebagaimana yang menyebabkan COVID-19.

Keputusan harus diambil untuk memastikan lembaga-lembaga demokrasi berfungsi sebagaimana biasanya, selama masa luar biasa, seperti merebaknya pandemi kesehatan global. Makalah Teknis ini menawarkan suatu ikhtisar awal tentang poin-poin kunci bagi penyelenggara pemilu, pemerintah dan organisasi masyarakat sipil mengenai penyeleggaraan pemilu di tengah berlanjutnya penyebaran COVID-19.

Contents

1. Pendahuluan

2. Pertimbangan Utama dalam Merencanakan Pemilu

3. Akankah Menunda atau Melanjutkan Penyelenggaraan Pemilu Mempengaruhi Legitimasinya?

4. Pedoman untuk Mengoperasikan Tempat Pemungutan Suara Selama Pandemi COVID-19

5. Memutuskan Menunda atau Melanjutkan Penyelenggaraan Pemilu

6. Rekomendasi

Daftar Pustaka

Related Content

May
28
2020
Image credit: Nick Fewings@Unsplash

Image credit: Nick Fewings@Unsplash

Commentary
May
20
2020
Image credit: Arlington County@flickr

Image credit: Arlington County@flickr

Commentary
May
19
2020
Image Credit: National Election Commission, South Korea

Image Credit: National Election Commission, South Korea  

Commentary