Manajemen Kepemiluan Selama Masa Transisi: Tantangan dan Peluang

This publication is only available in electronic format
Published: 
1 January 2016
Language: 
Bahasa Indonesia
Pages: 
58
ISBN: 
978-602-73248-6-2
Author(s): 
Sean Dunne, Scott Smith
Available Languages:

Pengelolaan pemilu selama masa transisi dari rezim otoritarian ke arah rezim demokrasi dipenuhi dengan tantangan.

Pada saat yang bersamaan, masa transisi memberikan kesempatan kepada para pengambil keputusan dan penyelenggara pemilu untuk memperkuat lembaga penyelenggara pemilu sebagai lembaga yang mandiri, tidak memihak, dapat dipercaya dan profesional.

Menyadari pentingnya pilihan-pilihan kebijakan yang diambil selama masa transisi demokrasi, makalah ini akan membahas beberapa isu utama yang harus dipertimbangkan dan menyarankan beberapa rekomendasi untuk mendukung para pembuat kebijakan dan praktisi di bidang ini.

Contents

Rekomendasi Kunci

Ringkasan Eksekutif

Pendahuluan

I. Pertimbangan-Pertimbangan Penting

II. Studi Kasus

INDONESIA

GHANA

CHILI

Lampiran. Indikator Statistik

Referensi dan Daftar Pustaka

Akronim dan Singkatan

Ucapan Terima Kasih

Related Content

Dec
21
2017
Photo Credit: International IDEA.

Photo Credit: International IDEA.

Feature Story
Dec
19
2017
BRIDGE workshop participants. Photo Credit: Australian Electoral Commission. 

BRIDGE workshop participants. Photo Credit: Australian Electoral Commission. 

News Article
Dec
18
2017
Liberians commemorating the tenth anniversary of the 2003 Comprehensive Peace Agreement, which ended the country’s 14-year civil war. Photo credit: UN Photo/Staton Winter .

Liberians commemorating the tenth anniversary of the 2003 Comprehensive Peace Agreement, which ended the country’s 14-year civil war. Photo credit: UN Photo/Staton Winter.

News Article
Dec
18
2017
From left: Philips Vermonte, Arief Budiman, Leena Rikkila Tamang and Kholilullah Pasaribu of Perludem at the KPU Media Centre, 9 December 2017. Photo credit: International IDEA. 

From left: Philips Vermonte, Arief Budiman, Leena Rikkila Tamang and Kholilullah Pasaribu of Perludem at the KPU Media Centre, 9 December 2017. Photo credit: International IDEA. 

News Article